Profil Kejaksaan Negeri Bone

Tentang Kejari Bone

Kejaksaan Negeri Bone merupakan Institusi Penegak Hukum di Kabupaten Bone yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang Penuntutan serta pelaksana putusan / penetapan Hakim dalam lingkup Pidana. Selain berperan dalam perkara pidana, Kejaksaan Negeri Bone juga memiliki peran lain yakni dalam Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, yaitu dapat mewakili pemerintah dalam Perkara Perdata dan Tata Usaha Negara sebagai Jaksa Pengacara Negara serta wewenang lain berdasarkan Undang-Undang.
Berdasarkan Undang-Undang No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia bahwa tugas dan wewenang Kejaksaan  meliputi kegiatan :
(1)    Di bidang pidana :
    a. Melakukan penuntutan;
    b. Melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap;
    c. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana bersyarat, putusan pidana pengawasan, dan keputusan lepas bersyarat;
    d. Melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan undang-undang;
    e. Melengkapi berkas perkara tertentu dan untuk itu dapat melakukan pemeriksaan tambahan sebelum dilimpahkan ke pengadilan yang dalam pelaksanaannya dikoordinasikan dengan penyidik.
Di bidang perdata dan tata usaha negara, kejaksaan dengan kuasa khusus dapat bertindak di dalam maupun di luar pengadilan untuk dan atas nama negara atau pemerintah.

(2)    Dalam bidang ketertiban dan ketenteraman umum, Kejaksaan turut menyelenggarakan kegiatan :
    a. Peningkatan kesadaran hukum masyarakat;
    b. Pengamanan kebijakan penegakan hukum;
    c. Pengamanan peredaran barang cetakan;
    d. Pengawasan aliran kepercayaan yang dapat membahayakan masyarakat dan negara;
    e. Pencegahan penyalahgunaan dan/atau penodaan agama;
    f. Penelitian dan pengembangan hukum serta statistik kriminal.
Sesuai Peraturan Jaksa Agung RI Nomor: PER-006/A/JA/07/2017 tanggal 20 Juli 2017 tentang  tentang Organisasi dan Tata Kerja Kerja Kejaksaan Republik Indonesia.

Kedudukan Kejaksaan Negeri Bone adalah Kejaksaan di Ibukota Kabupaten Bone yang terletak 174 Km dari arah Timur Kota Makassar.
Kejaksaan Negeri Bone membawahi  : 3 satuan kerja yaitu 3 Cabang Kejaksaan Negeri dengan jumlah pegawai  32 (tiga puluh dua) orang yang terdiri dari Jaksa 10 (sepuluh) orang dan Tata Usaha 22 (dua puluh) orang.  Adapun Cabang Kejaksaan Negeri adalah sebagai berikut :
    1. Cabang Kejaksaan Negeri Bone Di Lappariaja
    2. Cabang Kejaksaan Negeri Bone Di Pompanua
    3. Cabang Kejaksaan Negeri Bone Di Kajuara

Kepala Kejaksaan Negeri Bone dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh oleh beberapa orang unsur pembantu pimpinan dalam hal ini Kepala Seksi, Kasubbag, Pemeriksa dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri.
Kejaksaan Negeri BONE menaungi 1 (satu) Polres yaitu Polres BONE dan 25 (dua puluh lima) Polsek
Wilayah Hukum Kejaksaan Negeri Bone meliputi 27 kecamatan yaitu ; Kecamatan Bontocani, Kecamatan Kahu, Kecamatan Kajuara, Kecamatan Salomekko, Kecamatan Tonra, Kecamatan Libureng, Kecamatan Mare, Kecamatan Sibulue, Kecamatan Barebbo, Kecamatan Cina, Kecamatan Ponre, Kecamatan Lappariaja, Kecamatan Lamuru, Kecamatan Ulaweng, Kecamatan Palakka, Kecamatan Awangpone, Kecamatan Tellusiattingngge, Kecamatan Ajangale, Kecamatan Dua Boccoe, Kecamatan Cenrana, Kecamatan Tanete Riattang, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kecamatan Barat, Kecamatan Amali, Kecamatan Tellu Limpoe, Kecamatan Bengo, Kecamatan Patimpeng.

 



Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Website www.kejari-bone.go.id?